Loading...

Pameran Produk Unggulan BP4K

18:33 WIB | Friday, 22-January-2016 | Nusantara | Penulis : Kontributor

Penyuluh pertanian di Kabupaten Kupang belum lama ini menggelar acara pameran produk unggulan daerah. Acara pameran yang kaya makna ini berlangsung selama 6 hari yang diisi dengan berbagai acara yakni perlombaan penyuluh dan petani yang dijagokan dari setiap kecamatan berbaur menyatu. Suasana kekeluargaan semakin kental dengan disuguhkannya atraksi hiburan.

 

Produk–produk unggulan dikirim dari 24 kecamatan. Para peramu produk yang dijagokanpun datang memeriahkan acara pameran ini. BP4K Kabupaten Kupang cukup berbangga dapat menyelenggarakan iven sekelas nasional. Jika acara PEDA dan PENAS hanya diikuti oleh segelintir orang karena keterbatasan anggaran maka dalam 2 tahun ini petani dan penyuluh se-Kabupaten Kupang bisa menikmati acara di luar rutinitas kegiatan usaha tani dan menyuluh yakni acara pameran.

 

Acara pameran yang dibuka oleh Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut mewakili Bupati Kupang memberikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan BP4K. Dalam sambutannya Sekda memberi dukungan secara moril maupun penganggaran agar acara pameran dapat terus dilakukan di tahun yang akan datang.

 

Ada banyak perlombaan yang disiapkan oleh pihak panitia yakni uji ketangkasan, lomba stand, perlombaan menguji kemampuan otak yakni lomba asah terampil. Semua itu merupakan hasil kolaborasi penyuluh PNS, Penyuluh THL-TB dan penyuluh swasta. Yang terpenting, melalui pameran bisa ditunjukkan adopsi inovasi teknologi oleh pelaku utama dan pelaku usaha di mana BP4K sebagai simpul koordinasi. Stand pameran menampilkan produk unggulan dari setiap kecamatan yang sudah dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha. Mereka sudah membangun kemitraan dengan pihak lain.

 

Dari semua tahapan perlombaan, Kecamatan Kupang Tengah meraih juara umum yakni sebagai juara 1 stand terbaik, juara 2 lomba asah terampil dan juara satu lomba menu makanan non beras dan non terigu. Lomba yang terakhir yaitu menu makanan yang murah dan mudah didapat, dengan nama menu yang disuguhkan yakni JAMPISLOR RUMLA CHA-CHA. Bahan makanan yang sumbernya dari jantung pisang tepung ubi (singkong), daun kelor dan rumput laut dipadu menjadi satu menu yang lengkap nilai gizinya. Konsumen tidak menyangka stik yang dibuat oleh mama Yusti Sadji dan anggota KWT Damai dari Desa Noelbaki, adalah stik jantung pisang dari bunga pisang. Owa Maria, SST/Ira

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162